Wakil Ketua DPRD Abdul Zamad Siap Dorong Pemda Kayong Utara Kembangkan Wisata Religius Pantai Pulau Datok

Wakil Ketua DPRD Abdul Zamad Siap Dorong Pemda Kayong Utara Kembangkan Wisata Religius Pantai Pulau Datok

10 Januari 2020,
Bupati kayong Utara Citra Duani, Wakil Bupati H Effendi Ahmad bersama rombongan merapat ke Pantai Pulau Datok usai melakukan jiarah ke makam yang berada di Pantai Pulau Datok. (uzi) 

SUKADANA POST – Terkait wacana Bupati Kayong Utara untuk membuat wisata religius di kawasan Pantai Pulau Datok, ternyata mendapat dukungan dari pihak DPRD Kayong Utara, hal ini disampaikan Wakil Ketua DPRD Kayong Utara Abdul Zamad saat ikut jiarah ke makam yang berada di kawasan Pantai Pulau Datok pada Jumat (10/1/2020) pagi. Wisata religius yang memiliki sejarah ini diakuinya perlu untuk diketahui masyarakat luas, hingga anak cucu kelak. Sehingga pendanaan untuk merealisasikan ide Bupati Citra Duani tersebut perlu di dukung pihak legislatif Kayong Utara.

“kita sangat mendukung sekali apa yang disampaikan bapak Bupati, kalau memang dana Dinas terkait terbatas kami akan suport itu, mungkin menggunakan dana aspirasi, yang penting  yang kita lakukan itu benar – benar. Sejarah pantai Pulau Datok ini perlu kita angkat, jangan sampai tenggelam, jadi anak cucu kita dapat mengetahui sejarah,” ungkap Zamad.

Untuk mewujudkan hal tersebut, diakui Zamad, dirinya belum dapat memastikan apakah dapat direalisasikan di tahun 2020 ini, mengingat pengesahaan APBD tahun 2020 sudah dilakukan. Namun dirinya tetap mencoba untuk mendorong pembangunan tersebut di tahun 2020, didana perubahan nanti.

“Saya berharap apa yang disampaikan bapak Bupati dapat kita lakukan bersama – sama. Karena APND murni sudah ketok palu (disahkan) mungkin APBD perubahan apa yang disampaikan Bupati bisa kita dorong, villa, dan kapal – kapal air, kalau 200 juta dianggarkan 1 orang, harganya (kapal) 7 juta sampai 10 juta, jadi kalau (dianggarkan) 200 juta banyak angkutan wisata disini,” terangnya.

Untuk mewujudkan wacana ini dirinya berharap tidak ada pemangkasan anggaran, karena sejarah, khususnya makam yang berada di kawasan Pantai Pulau Datok ini menurutnya sangat perlu mendapatkan perhatian, sehingga wisatawan lokal dan luar mengetahui sejarah Kayong Utara yang ada, diantaranya makam yang berada di Pantai Pulau Datok, yang letaknya terpisah dari pulau.

“Kalau bisa dianggarkan di perubahan tahun ini kita doronglah secepatnya, terutama apa yang diminta masyarakat masalah sejarah, ada yang mau mangkas segala macam kita dorong, jangan ada pemangkasan kalau untuk meningkatkan sejarah,” harapnya. (uzi)

TerPopuler