Harus Disiplin, Jangan Jadi Penghianat

Harus Disiplin, Jangan Jadi Penghianat

08 Januari 2020,
Bupati Kayong Utara Drs Citra Duani. (Uzi) 

SUKADANA POST – Pemerintah Kabupaten Kayong Utara menggelar rapat  Kordinasi Kesiapsiagaan  Bencana Banjir, Angin Puting Beliung dan Tanah Longsor di Kabupaten Kayong Utara Tahun 2020. Rapat Kordinasi yang dilaksanakan di gedung istana rakyat ini membahas berbagai kesiapan dan antisipasi bencana yang dapat datang secara tiba – tiba. Selain itu langkah yang diambil Bupati Kayong Utara ialah dengan menggerakan berbagai instansi pemerintahan, Desa, Camat, Kepolisian, dan TNI untuk melakukan gotong royong bersih –bersih setiap akhir pekan.  Bupati juga menegaskan kepada seluruh staf, pejabat di seluruh OPD untuk dapat hadir disetiap kegiatan  gotong royong yang sudah di jadwalkan Bupati.

“saya sudah sampaikan berkali kali kita harus tegas, kita absen kepala – kepala OPD, tujuannya supaya mereka aktif, kalau memang ijin ada perjalanan dinas dan seterusnya kita memaklumi,” terang Citra Duani, Rabu (8/1/2020).

Selain itu Citra juga menyinggung seluruh pegawai, baik itu PNS, maupun pegawai honorer yang melanggar disiplin. Menurut Citra prilaku tersebut menandakan sebuah penghianatan, karena pemerintah sudah memberikan gaji sebagai hak mereka, namun melalaikan tanggungjawabnya. 

“ASN, perangkatnya, termasuk Honorer, yang mana melanggar disiplin yang mana berhianat kepada pemerintah daerah, termasuk di Medsos (Media Sosial) akan kita berikan saksi. Apaguna mereka yang dibayar pemerintah tetapi mereka berkhianat kepada kita, kita berikan sanksi. Mereka sudah digaji maka bekerjalah dengan baik,”cetusnya.

Lebih lanjut Citra menegaskan, bahwa Pemerintah tidak hanya butuh orang pintar, namun pengabdiannya kepada masyarakat dan negara menjadi hal yang utama untuk membawa Kayong Utara kearah lebih baik.

“Orang pintar banyak, kalau pintar, jujur, amanah, loyal itu yang kita harapkan tapi kalau pintar dia berkhianat kita tidak utamakan itu, masih banyak yang lain,”tegasnya.

Ia berharap melalui rapat ini dapat terbentuk sebuah sinegritas antara instansi terkait, sehingga jika terjadi musibah nanti semua pihak sudah memahami langkah apa saja yang harus diambil.

“kita akan membentuk tim penanggulangan atau kesiap siagaan bencana, jadi bencana apapun tim ini melekat, baik itu bencana banjir, puting beliung dan tanah longsor,”harapnya. (uzi)

TerPopuler