Pinta Kepastian Hukum terhadap Kasus Dugaan Asusila yang Dilakukan Oknum Kepolisian -->

Pinta Kepastian Hukum terhadap Kasus Dugaan Asusila yang Dilakukan Oknum Kepolisian

02 Mei 2019,

Ketua Front Perjuangan Rakyat Ketapang (FPRK) Isa Anshari bersama rekan dari Ketapang dan Sukadana melakukan pertemuan dengan pihak Polres Kayong Utara. 

SUKADANA POST - Ketua Front Perjuangan Rakyat Ketapang (FPRK) Isa Anshari bersama rekan – rekan Kabupaten Ketapang dan Kayong Utara datangi rumah korban yang diduga mengalami tindakan asusila yang dilakukan oleh oknum kepolisian  dari Polres Kayong Utara. Setelah sempat berbincang dengan Ibu korban, dan keluarga korban Isa Anshari bersama rekan lainnya melanjutkan pertemuan dengan Kapolres Kayong Utara untuk mendengar informasi dan mendengar langsung keseriusan pihak kepolisian dalam menangani kasus yang melibatkan anggota Polri ini.

“Kedatangan kami ini karena telah terjadi kasus pencabulan atau pemerkosaan yang dilakukan oleh oknum anggota Polres Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat. Yang diduga memperkosa seorang gadis yang berumur 13 tahun, “terang Isa Anshari saat diwawancarai awak media di Sukadana, Kamis (2/5).

Dilanjutkan Isa, prilaku yang dilakukan oknum kepolisian ini sangat mencoreng dan mengejutkan masyarakat, karena institusi ditempat oknum mengabdi ini diakui Isa Anshari seharusnya dapat melindungi masyarakat, bukan malah melakukan tindakan yang tidak terpuji kepada masyarakat yang lemah.

“Kami anggap ini sebuah tragedi, kami anggap ini sebuah tindakan yang luar biasa biadap, dimana seorang oknum anggota Polri yang mengayomi, melindungi masyarakat tapi telah melakukan tindakan yang biadap, karena memperkosa, atau menyetubuhi gadis dibawah umur,”tegasnya.

Selain itu, dirinya mengapresi langkah Kapolres Kayong Utara dalam melakukan tindakan cepat kepada bawahan yang melakukan pelanggaran ini, bahkan Isa Anshari sendiri sempat menjabat tangan hingga memeluk tubuh Kapolres sebagai bentuk apresiasi terhadap langkah yang diambil pimpinan Polres Kayong Utara, dalam hal ini Kapolres Kayong Utara AKBP Asep Irpan Rosadi.

“pada saat pertemuan tadi (dengan Kapolres) kapolres Kabupaten Kayong Utara menjamin bahwa proses pengekan hukum terhadap pelaku segera, bahkan sudah ditindaklanjuti dengan menahan pelaku, dan diserahkan ke Polda Kalimantan Barat,”tambahnya.

Namun, Isa Ansari bersama –rekan yang hadir di depan halaman Hotel Mahkota juga mengingatkan kepada pihak Kepolisian dalam hal ini Polres Kayong Utara dan Polda Kalimantan Barat untuk dapat berlaku adil dalam memproses prilaku kejahatan yang dilakukan oknum kepolisian ini.

“Kami  juga menekankan kepada penegak hukum, khususnya Polres Kayong Utara dan Polda Kalimantan Barat yang menangani kasus ini, kami meminta proses ini tidak dipermainkan, proses ini serius penanganannya sesuai aturan yang berlaku di negara ini. Kami meminta pelaku dihukum seberat beratnya dan pelaku dipecat dari kesatuannya,”harapnya. (Fau)

TerPopuler