Ketua Bawaslu Benarkan Adanya Laporan C1 yang Diduga Dibuang -->

Ketua Bawaslu Benarkan Adanya Laporan C1 yang Diduga Dibuang

29 April 2019,
Ketua Bawaslu Kayong Utara Khosen saat diwawancarai awak media. (Fau) 
SUKADANA POST – Terkait temuan salinan C1  yang ditemukan saksi dari partai politik Partai Persatuan Pembangunan (PPP),  Ketua Bawaslu Kayong Utara Khosen membenarkan hal tersebut, bahwa temuan yang diduga C1 tersebut sudah disampaikan kepihaknya. Laporan ini diakui Khosen berkaitan salinan C1 yang diduga sengaja dibuang oleh pihak terntentu, namun laporan ini menurutnya masih sebatas laporan sehingga masih perlu di dalami kebenarannya.

“terkait laporan adanya indikasi salinan C1 yang berserakan memang benar, tapi ini laporan ya bukan temuan. Ini di laporkan oleh beberapa orang, ada 1 pelapor, dan saksinya 3. Yang dilaporkan mereka itu, terkait salinan C1 yang diduga kalau menurut dia (pelapor) sengaja dibuang atau berserakan karena menurut infonya mereka menemukan di lorong kantor salah satu desa dimana kantor itu sedang dilaksanakan pleno rekapitulasi tingkat Kecamatan,” terang Ketua Bawaslu Khosen, Minggu (28/4).

Dilanjutkan Khosen, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan pemanggilan kepada pihak pelapor dan terlapor, untuk sanksi dan tindak lanjut dari permasalahan ini pihaknya akan melihat kembali pelangaran ini berkaitan dengan administrasi atau pidana sesuai dengan aturan pemilu yang berlaku.

“Kami akan bekerja ekstra insya allah dalam waktu 2 hari kita sudah bisa menemukan titik terang terkait laporan ini. Malam ini (Minggu, 28/4) kita juga akan menentukan pleno, pelanggarannya apa, besok (Senin, 29/4) kalau tidak ada halangan kita akan memanggil pihak pelapor dan terlapor untuk melakukan klarifikasi. Kita akan lihat dulu apakah ini pelanggaran administrasi atau pidana, kalau pidana tentu ini akan mengarah  pembahasan ke Gakumdu, kalaupun administrasi kita akan melakukan sidang cepat di Kecamatan,”jelasnya.

Atas laporan ini, pihak Bawaslu meminta kepada pihak KPU Kayong Utara untuk menghentikan sementara perhitungan di Desa Sutera, sampai permasalahan ini selesai. Untuk desa yang tidak bermasalah pihak KPU tetap mempersilakan pihak KPU untuk melanjutkan perhitungan.

“Kami memang belum melakukan pengecekan ke lokasi tapi kami (Bawaslu) meminta KPU untuk menghentikan rekapitulasi Kecamatan yang mana Desanya sedag dilaporkan sekarang, karena yang dilaporkan Desa Sutera maka kami minta ke KPU menghentikan penghitungan Desa Sutera dan melanjutkan perhitungan desa –desa yang tidak bermasalah,”harapnya.

TerPopuler