Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Seprahan Nasional -->

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Seprahan Nasional

17 September 2018,

Bupati Kayong Utara terpilih Citra Duani (tengah) dan wakilnya H Effendi Ahmad, bersama Kabag Humas dan Protokol Setda KKU Amir Hamzah (kedua dari kiri) dan pengunjung Seprahan Nasioanal 2018 di Jakarta, Sabtu (15/9/2018). H Munarta Zulhafli/SUKADANA POST   
Jakarta, SUKADANA POST. Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR-RI) mengadakan sosialisasi empat pilar kebangsaan. Terungkap di Seprahan Nasional di kediaman Wakil Ketua MPR-RI DR (HC) Oesman Sapta Odang di Jakarta, Sabtu (15/9/2018).

“Empat pilar kebangsaan itu, pertama, Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara,” ungkap H Oesman Sapta Odang di hadapan tamu undangan dari lintas suku dan bangsa yang ada di Kalimantan Barat (Kalbar) di perantauan maupun tokoh nasional lainnya.

Kedua, lanjutnya, Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia (UUD NRI 1945), sebagai konstitusi negara serta Ketetapan MPR-RI.

“Ketiga, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk begara. Keempat, Bhinneka Tunggal Ika (Berbeda-beda namun Tetap Satu Jua, Red), sebagai semboyan negara,” tegas H Oesman Sapta Odang.

Semua hadirin undangan mendapat sertifikat sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan MPR-RI. Ditandatangani Ketua MPR-RI Dr (HC) Zulkifli Hasan SE MM, Wakil Ketua MPR-RI H Mahyudin ST MM, EE Mangindan S.IP, DR HM Hidayat Nur Wahid MA, dan DR H Oesman Sapta Odang sendiri.

“Kita warga Kalbar dari berbagai suku, bangsa, dan agama di manapun berada, mari kita bangun Kalbar. Walaupun merantau di manapun berada, jangan lupakan kampung kita, Kalimantan Barat tercinta,” ajak H Oesman Sapta Odang.

Beberapa tokoh nasional ikut menghadiri acara Seprahan adat Melayu Kalbar ini. Seperti mantan Ketua Badan Intelijen Negara (BIN) dan mantan Gubernur DKI Jakarta, Letnan Jenderal TNI (Purnawirawan) Dr H Sutiyoso. Mantan Wakil Presiden (Wapres) RI, KH Hamzah Haz yang kelahiran kabupaten Ketapang, Provins Kalbar.

Kemudian Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Zainut Tauhid. Anggota DPR-RI daerah pemilihan (Dapil) Kalbar, Syarif Abdullah Alkadrie. Dan masih banyak lagi.

Sedangkan pejabat dari Provinsi Kalbar langsung dipimpin Gubernur Kalbar H Sutarmidji SH M.Hum dan istri tercintanya. Bersama Wakil Gubernur Kalbar Drs H Ria Norsan MM MH, Walikota Pontianak Ir H Edi Rusdi Kamtono MM MT, hingga Walikota Singkawang Tjhai Tjui Mie SE.

Ada juga Bupati Kubu Raya terpilih Muda Mahendrawan SH , hingga Bupati Kayong Utara terpilih Drs Citra Duani dan wakilnya H Effendi Ahmad S.Pd.I.

Hadir pula Rektor Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak, Prof Dr H Thamrin Usman DEA yang sudah menjabat selama dua periode. Profesor ini lulusan pendidikan program Master dan Doktoral di kota Toulouse, Perancis di ENSCT-INP bidang Kimia Agroindustri.

Termasuk pembuat kopi legendaris dari gang Merapi kota Khuntien (Pontianak), Asiang turut hadir di Seprahan Nasional tahun 2018 ini.

Gubernur Kalbar Haji Sutarmidji dalam sambutannya akan segera membentuk Tim Percepatan Pembangunan Kalimantan Barat.

“Demi mendukung percepatan pembangunan di segala bidang, berdasarkan skala prioritas dan kemampuan anggaran daerah,” kata Gubernur Haji Sutarmidji. (mah)


TerPopuler