KUTiC dan KTC akan Dikukuhkan di Ketapang -->

KUTiC dan KTC akan Dikukuhkan di Ketapang

31 Agustus 2018,
Anggota KUTiC dan klub-klub di bawah PP HTCI touring bersama lintas Kalbar-Kalteng. Istimewa/SUKADANA POST

Sukadana, SUKADANA POST. Struktur kepengurusan Kayong Utara Tiger Club (KUTiC) dan Ketapang Tiger Club (KTC) rencananya akan dikukuhkan di Ketapang pada 8 September 2018. Pengukuhan akan dihadiri perwakilan dari pengurusan daerah (Pengda) Kalimantan Barat (Kalbar).  

Insyaalah pada 8 Semptember 2018 mendatang, KUTiC dan KTC akan dikukuhkan pengurusannya di Ketapang,” jelas Sumardi, Ketua KUTiC di ruang kerjanya, Jumat (31/8/2018).

Ia menerangkan KUTiC dan KTC merupakan klub di bawah pembinaan Pengda HTCI Kalbar. Semuanya terhimpun di pengurus pusat HTCI.

“Sepedamotor Honda jenis Tiger sudah tidak diproduksi. Jadi kuda besi ini sudah termasuk barang klasik dan unik. Melaui klub kita bisa dapat suku cadang, persaudaraan, kegiatan sosial, siar berkendara lalulintas yang taat aturan, dan lain-lain,” papar Tio, sapaan akrabnya.

Ia menerangkan Honda Tiger Club Indonesia (HTCI) dideklarasikan di Bandung pada 10 Oktober 2004 yang dihadiri sejumlah klub dari seluruh Tanah Air. HTCI merupakan wadah organisasi klub sepedamotor Honda Tiger di Indonesia.

Sampai saat ini HTCI terdiri atas pengurus pusat (PP), 20 pengurus daerah (Pengda), dan 247 klub tersebar di berbagai kawasan di Indonesia. Pengda HTCI Kalbar paling banyak anggota klubnya daripada provinsi tetangga yang ada di pulau Kalimantan.
 
Ketua KUTiC, Sumardi yang biasa disapa Tio (kanan) bersama anggota HTCI berada di atas Jembatan Tayan kabupaten Sanggau di pengembaraannya bersama Honda Tiger. Istimewa/SUKADANA POST
“Kita ini suka barang antik dan klasik. Memang sudah lama mengidamkan Honda Tiger, sebab bisa diajak berjalan jauh. Biasalah anak pulau suka merantau, mempelajari hal-hal baru di daerah lain, dan senang berkenalan. Apalagi sesama pemakai motor Tiger,” kata Tio.

Dikatakannya beberapa kegiatan bakti sosial sudah sering dilaksanakan klub-klub yang bernaung di HTCI. Termasuk pula siar berkendara sehat dan selamat. 

Sebab, tegas Tio, anggota klub-klub di bawah HTCI harus memenuhi kelengkapan kendaraan bermotor. Patuhi juga rambu-rambu lalulintas dan hargai diri sendiri dan pengguna jalan lainnya. Demi keselamatan bersama di jalan raya.

 “Jelajah kita memang tinggi, kuda besi Honda Tiger ini sangat membantu saya. Mulai dari untuk bekerja, mudik ke rumah mertua di Tumbang Titi, hingga untuk touring bersama rekan-rekan HTCI di Kalimantan dan nasioal. Kawan saya sudah ada yang mengelilingi Indonesia pakai Honda Tiger. Sedangkan saya masih seputar Kalimantan saja,” timpal Tio.

Struktur kepengurusan KUTiC, ketua dijabat Sumardi (Tio dengan nomor polisi/Nopol KB 5039 GF)). Sekretaris, Akhma Dwi (KB 2497 ZO). Bendahara, Herman S.Hut (KB 6228 GI). Hubungan masyarakat (Humas), Rudy Ermawan (KB 4083 GU) dan Al Huda (KB 3450 ZA). Anggota, Syaean, Yudi, Riko, Iyan, Slamet, Dedi, dan Syamsul. (mah)

TerPopuler