PT KAP Bantah Adanya Limbah Sawit Masuk ke Aliran Sungai Paduan -->

PT KAP Bantah Adanya Limbah Sawit Masuk ke Aliran Sungai Paduan

04 Juli 2018,
Dinas PKPLH KKU mengambil contoh air di Sungai Paduan yang diduga tercemari limbah sawit PT KAP Teluk Batang. Muhammad Fauzi/SUKADANA POST
SUKADANA POST –  Pihak Perusahaan Sawit PT Kalimantan Agro Pusaka (KAP) yang beroprasi di Kabupaten Kayong Utara (KKU), membantah ada limbah sawit yang masuk ke dalam aliran Sungai Paduan kecamatan Teluk Batang, KKU, Provinsi Kalbar. 

Kepala Hubungan Masyarakat (Humas) PT KAP, Sapto menerangkan saat ini beberapa jalur darat di sekitar perusahaan sawit mereka sedang ada perbaikan. Pihak perusahaan menggunakan jalur air dan tidak dapat dihindari adanya beberapa buah sawit jatuh ke dalam sungai.

Namun, Sapto menegaskan, bukanlah limbah sawit ataupun pupuk yang mencemari air di Sungai Paduan.

"Kalau dari perusahaan, memang kita dari operasional bongkar buah ini sementara ini kita menggunakan transportasi kapal, jadi bongkar muatnya di Poling. Mungkin saat bongkar muat, ada satu atau dua janjang yang jatuh ke sungai," timpal Sapto saat diwawancarai awak media di kantor PT KAP, Selasa (3/7/2018).

Sampai saat ini, lanjutnya, belum ada sekalipun menerima keluhan masyarakat terkait adanya air sungai yang tercemar karena aktivitas perusahaan sawit.

"Kalau masyarakat langsung yang melapor (pencemaran, Red), sampai sekarang kita belum ada terima laporannya langsung," jawabnya.

Pihaknya mengakui selalu melakukan laporan rutin kepada instansi pemerintah terkait. Seperti melapor ke Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPKPLH) KKU. Seperti laporan hasil panen hingga hasil sample (contoh) air di sekitar perusahaan.

"Kalau Perusahaan sendiri, setiap bulan kita ada laporan. Uji sample air juga secara rutin kita lakukan. Hasil laboratorium itu kita sampaikan ke lingkungan hidup," tutup Sapto. (fau)

TerPopuler