Hildi Hamid Pamit, Ini Pesannya kepada Masyarakat -->

Hildi Hamid Pamit, Ini Pesannya kepada Masyarakat

06 Juni 2018,
Bupati H Hildi Hamid (kanan), didampingi Wabup Idris, dan Forkopinda, memberikan sambutan pada kunjungan safari Ramadan di kecamatan Pulau Maya, KKU, Provinsi Kalbar. (Istimewa) 
SUKADANA POST - Bupati Kayong Utara H Hildi Hamid dan Wakil Bupati (Wabup) Kayong Utara Idrus, dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopinda) di lingkungan Kabupaten Kayong Utara (KKU), gelar Safari Ramadan 1439 Hirjiah di desa Satai Lestari kecamatan Pulau Maya, Senin (4/6/2018) .

Safari Ramadan 1439 H ketiga, pejabat Pemerintah Kabupaten Kayong Utara (KKU) dan rombongan bertempat di masjid Nurul Bahriah desa Satai Lestari.

Acara yang beragendakan buka puasa bersama masyarakat, sholat berjamaah agrib, isya, dan tarawih. Kemudian penyerahan bantuan perlengkapan masjid dan batuan tunai bagi penyuluh agama serta guru ngaji di setiap desa yang berada di kecamatan Pulau Maya.

Safari Ramadan kali ini, Bupati H Hildi Hamid dan Wabup Idrus yang masa jabatannya akan berakhir 25 Juni 2018, menyampaikan permohonan maaf dan sekaligus mohon pamit kepada masyarakat Kayong Utara pada umumnya. Khususnya masyarakat kecamatan Pulau Maya.

"Kami mohon maaf kepada masyarakat Pulau Maya yang menaruh harapan besar di dalam kepemimpinan saya selama sepuluh tahun yang masih belum tercapai. Contohnya, harapan akan jalan raya Satai hingga Teluk Batang yang justru di akhir masa jabatan kami, baru ada peningkatan. Mengingat struktur tanah yang membuat pembangunannya memakan biaya yang tinggi dan memakan waktu yang lama," ungkap H Hildi Hamid.

Ia menerangkan dalam kepemimpinan sepuluh tahun, H Hildi Hamid menjelaskan kepada puluhan jamaah yang hadir, alasan mengapa ia memilih membangun sumber daya manusia (SDM) daripada yang lain.

"Kita membantu memberikan 12 tahun pendidikan gratis dan peningkatan fasilitas layanan kesehatan gratis, menjadi fokus utamanya," timpanya. Pendidikan dan kesehatan yang layak, merupakan hak dasar rakyat Indonesia. Harus terpenuhi untuk meningkatkan taraf hidup dan mengentaskan kemiskinan.

"Periode pertama menjabat, lebih memilih membangun SDM dengan 12 tahun pendidikan gratis dan peningkatan fasilitas layanan kesehatan di setiap desa dan kecamatan, dibandingkan membangun infrastruktur fisik lainnya. Seperti jalan, perkantoran, bahkan rumah dinas bupati," kupas H Hildi Hamid.

Program itu, lanjutnya, terus dilanjutkan sampai perode kedua, bersama Wabup Idrus. Yaitu, memberikan kesempatan kepada anak-anak Kayong Utara untuk berkuliah di pulau jawa.

"Melalui program sepuluh sarjana perdesa yang hingga saat ini sudah ribuan anak-anak kita yang mendapatkan beasiswa dari Pemerintah KKU," ulas H Hildi Hamid.

Lebih lanjut H Hildi Hamid menyadari berinvestasi di bidang pendidikan dan peningkatan SDM, efeknya tidak dapat cepat dirasakan dalam waktu yang singkat. Daerah pemekaran baru, anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) yang masih kecil, pemerintah daerah (Pemda) harus memilih prioritas utama untuk membangun Kayong Utara.

Sampai saat ini diakhir masa jabatannya, Hildi menuturkan bahwa telah menikmati atau memanen buah hasil dari pendidikan gratis dan sepuluh sarjana perdesa.

"Tidak mudah memang bagi saya untuk terus konsisten memberikan pendidikan gratis selama sepuluh tahun ini. Banyak yang harus dikorbankan untuk membiayai anak-anak kita," kenang H Hildi Hamid.

Akan tetapi berjalanya waktu, lanjutnya, infrastruktur fisik lainnya dapat terpenuhi seperti unit sekolah baru sudah menembus di setiap kecamatan, jalan kabupaten yang berangsung membaik, serta baru-baru ini telah meresmikan rumah sakit umum daerah (RSUD) Sultan Muhammad Jamaludin I di Sukadana.

"Justru buah dari kebijakan pemerintah selama ini, baru pada tahun-tahun terakhir ini saya merasakannya. Sudah ada berberapa anak-anak kita yang menjadi dokter," senangnya.

Bulan lalu, H Hildi Hamid sempat berkeliling mengunjungi anak-anak Kayong Utara yang berkuliah di Jawa. Semua itu membuatnya bangga dan terharu.

"Sudah ada belasan orang di wisuda, anak-anak kita cukup berprestasi di sana, hingga anak-anak yang kita kirim di Daarul Quran tempatnya ustadz Yusuf Mansur. Bahkan akan mendapatkan beasiswa lagi untuk melanjutkan pendidikan di Kairo, Mesir, Afrika Utara,” ucapnya dengan rasa bangga.

Kemudian di akhir sambutannya, H Hildi Hildi perpesan kepada para orangtua untuk selalu memotivasi anak-anaknya untuk meraih pendidikan setinggi mungkin. Sedangkan kepada anak-anak yang sudah bersekolah selalu menjadi contoh bagi adik-adiknya untuk bersekolah.

“Kepada orangtua terus memotivasi anaknya untuk meraih pendidikan setinggi mungkin, jangan patahkan semangat mereka hanya karena jauh dari orangtua ataupun karena biaya. Semoga pemimpin Kayong Utara selanjutnya dapat melanjutkan pendidikan gratis. Kepada anak-anak yang sudah bersekolah, terus memberi contoh yang baik kepada adik-adiknya akan pentingnya bersekolah,” tutupnya. (Humas Pemkab KKU/Ruli)

TerPopuler