Nyepi di Kampung Bali Sedahan Jaya Sukadana

Nyepi di Kampung Bali Sedahan Jaya Sukadana

17 Maret 2018,
Warga Hindu Bali sedaang berdoa di hari raya Nyepi. REPRO Credit Photo: herworld.co.id
SUKADANA—Hari raya Nyepi warga Hindu tahun 2018 di kampung Bali sesa Sedahan Jaya kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara (KKU), Provinsi Kalimantan Barat berlangsung hikmat, Sabtu (17/3/2018).

Palang bambu di pintu masuk kampung Bali, menandakan berlangsungnya hari raya Nyepi. Tiada gegap gempita karena memang sedang menyepi.

Desa Sedahan Jaya satu di antara bukti toleransi umat beragama. Sebab bukan hanya dihuni warga Hindu saja, melainkan ada Muslim maupun Nasrani.

Warga Muslim Sedahan Jaya, Wagini, 60 tahun, mengaku ritual hari raya Nyepi sudah ada sejak puluhan tahun di desanya, tidaklah menggangu.

“Tidak ada perubahan sejak dulu. Kita saling menghargai dan menghormati ibadah warga Bali,” ungkapnya.

Dalam kehidupan sehari-hari mereka saling membantu. “Kadang kami berkerja sama dengan orang Hindu Bali saat menanam padi,” papar nenek empat cucu ini.

Pada saat hari biasa, lanjutnya, juga saling menyapa, bergaul, dan membaur menjadi satu. Walau ada perbedaan tapi tetap bersatu.  

“Keberadaan umat Hindu Bali dicsini dapat mendatangkan wisatawan. Itu terlihat saat diadakan kegiatan di Pura mereka (warga Hindu Sedahajan Jaya, Red),” kata Wagini.    

Senada dikatakan warga Sukadana lainnya, Rizal mengatakan kerukunan antarumat beragama di Kayong Utara sangat baik. Satu di antara contohnya di desa Sedahan Jaya.

“Warga Hindu Bali datang dan bermukim di desa Sedahan Jaya, merupakan korban terdampak letusan gunung Agung di Bali tahun 1963,” jelas Rizal.  

Ia berharap kerukunan antarumat beragama ini dapat terus terjaga dengan baik. (N4N)

TerPopuler